Coulthard Sanjung Vettel Calon Legenda
David Coulthard yakin Sebastian Vettel telah menjadi hal yang penting pada dunia balap Formula One. Usai gelar juara dunia yang diperolehnya dua kali secara berturut-turut, Coulthard percaya Vettel mampu menjadi sosok legenda.
Vettel menjuarai 11 grand prix di tahun 2011 dan menyudahi musim dengan perolehan lebih dari 100 poin diikuti pembalap McLaren Mercedes, Jenson Button di tempat kedua. Coulthard menganggap, pembalap asal Jerman tersebut sangat bernilai tinggi, bukan saja cuma untuk tim Red Bull Racing, namun juga Formula One.
“Lihatlah Mark Webber,” ujar Coulthard sebagaimana dikutip Austosports, Minggu (15/1/2012). “Dia pembalap yang sangat bagus, tapi dia dibuat terlihat biasa saja oleh Sebastian (Vettel) tahun lalu, meski kita semua tahu Mark tidak demikian,” sambungnya.
“Apa itu menunjukkan munculnya sesuatu yang besar dan nyata dalam olahraga ini, setelah dia memenangkan juara dunia secara berturut-turut,” tutur eks pembala McLaren Mercedes tersebut.
“Pada akhirnya, itu sebenarnya cukup menakjubkan bahwa Sebastian begitu dominan, karena kemenangannya tidak seperti di era Michael Schumacher, ketika dia kadang-kadang sudah hampir dipastikan menang walau balapan baru baru berjalan setengahnya. Era itu Schumi tak memiliki banyak penantang,” ungkapnya.
“Hal ini berbanding dengan begitu banyaknya tim dengan pembalap yang sewaktu-waktu bisa menyaingi Vettel, kami melihat (Fernando) Alonso yang tidak pernah menyerah, berbagai performar Lewis (Hamilton) yang menakjubkan ketika dia memimpin lomba, dan Jenson, yang sangat fantastis. Dan ketika Sebastian menang, itu bukan dengan perbedaan yang banyak,” jelasnya.
Pada kesempatan sama, eks pembalap Formula One David Coulthard menyanjung performa pembalap McLaren Mercedes Jenson Button yang baginya tampil baik sepanjang musim 2011.
Button mengakhiri musim 2011 dengan menjadi runner up, dia terlebih lebih baik dari partner setimnya, Lewis Hamilton. Bagi Coulthard, performa Button musim 2011 lebih baik dibanding kala dia menyabet gelar juara dunia pada tahun 2009.



